Stop Bullying, Lebih Baik Saling Menyayangi - Habibi Zaidan

Stop Bullying, Lebih Baik Saling Menyayangi

Stop Bullying, Lebih Baik Saling Menyayangi

Kita pasti pernah mendengar istilah "bullying". Sebuah kata sederhana, namun bisa membuat hidup merana.

Bullying itu apa sih? Bullying adalah tindakan agresif dan merendahkan, yang dilakukan berulang kali terhadap seseorang. Seringkali bullying dianggap sebagai hal yang lumrah dan biasa saja. Padahal itu adalah perilaku yang jahat dan tidak keren.

Tanpa disadari, kita sering terlibat dalam perilaku bullying. Contohnya, kita sering menertawakan penampilan fisik seseorang. Orang tersebut bisa saja tersenyum, namun hatinya berdarah, penuh luka.

Apalagi di zaman daring seperti saat ini. Jempol kita seringkali bertingkah liar di media sosial. Tak hanya membully teman, namun membully artis, tokoh masyarakat, bahkan orang yang tidak dikenal sama sekali.

Mirisnya lagi bullying saat ini dianggap sebagai tren. Tidak jagoan kalau belum menindas orang. Bahkan menjurus pada tindak kriminal seperti kekerasan fisik, pelecehan dan lain sebagainya.

Banyak motivasi yang menyebabkan orang melakukan bullying, antara lain rasa iri ataupun cemburu, Emosi yang labil, pengaruh lingkungan yang buruk, serta meniru tindakan kekerasan di media sosial.

Semakin hancur kehidupan korban, maka pelaku semakin puas dan happy. Namun dia tak pernah menyadari bagaimana dampaknya bagi korban.Korban merasa takut dan cemas, percaya dirinya runtuh dan prestasi sekolah semakin jatuh. Bahkan jika beban itu terlalu berat, sering kita melihat akhir cerita yang tragis.

Apabila kalian terkena bullying, janganlah putus asa. Banyak jalan keluar yang bisa dilakukan. Pertama adalah kuatkan hati. Cuek is the best. Jangan terlalu pedulikan para pembully itu. Kedua, jangan melawan dengan kekerasan karena itu akan menambah  masalah. Ketiga, perbanyak teman, mereka akan menolongmu disaat kamu tersudut. Selain itu berbagilah cerita dengan orang tua ataupun guru saat kamu mengalami hari yang berat. Jadilah manusia yang kuat dan penuh percaya diri. Kalian pasti bisa melewati masa sulit ini.

Hai kalian yang suka membully! Ketahuilah, bahwa kalian sebenarnya adalah orang yang kalah. Membully tidak membuat diri kalian menjadi hebat. Belajarlah untuk empati dan respect pada orang lain. Ingat, bullying bisa dijerat pidana. Akhirnya disangkar dibui, menangis, menyesali diri.

Bapak, ibu, teman-teman semua. Bullying bukanlah sekedar kenakalan remaja. Bukan juga kisah dongeng semata. Namun isu yang kompleks dan penuh drama.

Mengatasi bullying dibutuhkan kepedulian dan kerjasama dari berbagai pihak. Dengan saling mendukung kita dapat menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak.

Jangan ragu mengatakan "Stop Bullying!".
Berhentilah membully, lebih baik saling menyayangi