Kultum: Tips Menjadi Muslim Sejati Yang Berprestasi - Habibi Zaidan

Kultum: Tips Menjadi Muslim Sejati Yang Berprestasi

Kultum: Tips Menjadi Muslim Sejati Yang Berprestasi

 

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Para pembaca yang ganteng dan cantik, yang Insha Allah dirahmati oleh Allah SWT 

Seorang muslim sejati pasti ingin berprestasi dan sukses. Bukan hanya didunia namun juga di akhirat.
Seperti doa yang selalu kita panjatkan, Rabbana atina fidunya hasanah, wafil akhirati khasanah, waqina ‘adza bannar. Namun bagaimana kita bisa meraih prestasi dan kesuksesan tersebut?

Teman-teman rahimakumullah. Di depan sebuah surau, ada seorang anak bertanya kepada penjual balon, ”Pak apakah balon hitam ini bisa terbang tinggi? Tukang balon menjawab “Tentu saja nak, bukan warna yang membuatnya terbang tinggi, melainkan isinya”. Anak itu akhirnya paham, bukan penampilan fisik yang membuatmu meraih prestasi. Melainkan ketaqwaan, kecerdasan, kepercayaan diri dan kerja keras.

Nah, berikut ini 3 tips agar kita bisa selalu berprestasi dan sukses. Pertama, kita harus suka mencari ilmu. Rasulullah SAW bersabda “Utlubul ilmi minal mahdi ilal lahdi”, tuntutlah ilmu dari ayunan sampai liang lahat. Sebagaimana Umar bin Abdul Aziz sampaikan “Man arodahuma fa’alaihi bi ilmi”. Siapa yang ingin sukses dunia dan akhirat harus dengan ilmu. So, dengan ilmu kita akan mudah berprestasi. Ada yang kenal Mohamad Salah? Dengan modal kaki yang diberi ilmu, sekali gol bisa dapat ratusan juta. Mantab bukan.

Kedua, Haritsun ‘ala waktiha yaitu menjaga waktu dengan sebaik-baiknya. Setiap orang diberi waktu 24 jam setiap harinya. Kalau cuma dihabiskan buat gibah di Whatsapp atau mainan Tiktok tentu tiada gunanya. Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman, “Wal ‘asher, innal insa na lafi huser”. Demi masa. Sungguh, manusia dalam kerugian.

Orang yang beruntung adalah mereka yang senantiasa beriman dan menghabiskan waktu untuk kebaikan. Jangan buang waktu untuk hal yang sia-sia sobat. Manfaatkan waktu untuk meraih prestasi. Misalnya ikut beragam lomba, ekstra kulikuler, belajar mengaji, kursus dan lain sebagainya.

Yang terakhir adalah memperbanyak teman alias silaturahmi. Di sisi lain, berprestasi dan sukses tidak hanya di dunia, namun juga untuk akhirat. Seorang sahabat pernah bertanya, “Bagaimana aku bisa selamat diakhirat ya Rosullulah?” Maka Rasulullah menjawab, yaitu apabila engkau tidak melakukan perbuatan syirik, mendirikan shalat, zakat dan melakukan silaturahmi (HR.Bukhori Muslim)

Jadi hapemu jangan hanya buat main game, cari crush dan lain sebagainya. Lebih baik untuk silaturahmi mempererat ukhuwah islamiyah. Kelak bisa jadi bekal sukses di akhirat.

Teman-teman yang Insya Allah dicintai dan dirahmati Allah. Kondisi apapun tidak menghalangi kita untuk berkarya, berprestasi dan menjadi orang sukses dunia akhirat. Minimal kita bisa mengalahkan hawa nafsu kita, dari hal yang sia-sia menjadi hal yang penuh makna.

Demikian yang bisa saya sampaikan.
Nun walqolami wama yasturun. Fastabikhul khairat.

Wassalamu’alaikum warahmatuhiwabarakatuh.