Kultum: Mencintai Al-Qur’an - Habibi Zaidan

Kultum: Mencintai Al-Qur’an

Kultum: Mencintai Al-Qur’an

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Teman teman yang cantik dan agak ganteng, saya mau tanya nih? Kalian punya hobi apa saja? Coba sebutkan satu persatu

Ada yang hobinya membaca, menari, baca komik, bikin tiktok, main game. Apa lagi, nonton drama korea, main bola, mengejar layangan putus, naik kuda lumping.

Adakah yang hobinya membaca Al-Qur’an? Pasti disini banyak yang hobinya membaca Al-Qur’an. Orang yang tidak pernah membaca Al-Qur’an adalah orang yang rugi.

Tiap pagi baca koran tapi tidak pernah baca Al-Qur’an berarti apa teman-teman .... rugi! Rajin buka Whatsapp tapi jarang buka Al-Qur’an berarti ... rugi! Hapal semua rumus matematika tapi malas hapalkan isi Al-Qur’an berarti ... rugi alias bukan orang yang beruntung.

Jangan sampai kita menjadi orang yang rugi.  Saat diujung hari nanti hati menangis menyesali, Al-Qur’an hanya disimpan, tak pernah dibaca apalagi dipelajari.

Teman-teman rajin tidak membaca Al-Qur’an? Harus rajin dong, karena pahala membaca setiap huruf Al-Qur’an adalah sepuluh kebaikan lho.

Rasulullah bersabda : “Barang siapa membaca satu huruf dari Al-Qur’an, maka baginya kebaikan, dan kebaikan itu sepuluh kali lipat. Yang aku maksud huruf itu bukan ‘ALIF LAM MIM’, tapi ALIF itu satu huruf, LAM itu satu huruf, dan MIM itu satu huruf.” (Dari HR. Tirmidzi).

Dengan kata lain, jika kita membaca ALIF LAM MIM, kita sudah mendapat 30 kebaikan, apalagi membaca ayat-ayat selanjutnya sampai katam. Kalau dihitung pakai kalkulator, pasti kalkulatornya eror. Tidak bakalan bisa menghitung, saking banyaknya kebaikan yang bisa kita dapatkan.

Namun seringkali kita males, tidak sempat, capek, sibuk dan banyak lagi alasan yang dijadikan untuk tidak membaca Al-Qur’an walau hanya 1 halaman saja. Nah kali ini saya punya sedikit tips supaya kita bisa rajin baca Al-Qur’an setiap hari.

Jadikan Kebiasaan

Tips yang pertama. Jadikanlah membaca Al-Qur’an sebagai kebiasaan. Orang jawa bilang "Tresno jalaran soko kulino. Nek wis kulino suwe-suwe dadi tresno". Karena kebiasaan akhirnya mencintai Al-Qur’an sehingga terasa ada yang hilang jika dalam sehari saja tidak membaca Al-Qur’an.

Buat jadwal untuk membaca Al-Qur’an. Misalnya saja saat menunggu adzan atau sesudah sholat. Setelah mengerjakan tugas sekolah lebih baik buat membaca Al-Qur’an. Daripada hanya buat mabar, nonton Youtube atau scroll-scroll Instagram.

Taruh Di Tempat Terjangkau

Tips kedua.......Letakkan Al Qur’an di tempat yang sering dilihat dan mudah terjangkau. Jangan ditempatkan di tempat yang susah dijangkau, misalnya ditaruh di bawah tumpukan buku, di rak toko buku dan lain lain. Tempatkan Al-Qur’an jadi satu dengan alat sholat. Jadi saat mau ambil sarung atau mukena maka Al-Qur’an juga kelihatan.

Pasang di Hape

Siapa yang sudah punya hape sendiri?... Buat yang sudah punya hape sendiri maka bisa install aplikasi Al-Qur’an dan jadwal sholat. Aduh, memori nya penuh bang! Tik Tok sama Game dihapus saja, diganti aplikasi yang lebih bermanfaat seperti Al-Qur’an.

Kalau lagi mager alias malas gerak atau mau tidur, hape kamu bisa dipergunakan untuk memutar murotal. Sekalian buat hapalan surat karena jika dimainkan berulang-ulang maka akan mudah untuk diingat.

Teman-teman rahimakumullah, disaat susah maupun senang, penolong yang paling utama adalah Al-Qur’an. Dengan membaca Al-Qur’an, Insya Allah kita akan selalu mendapat perlindungan dari Allah SWT.

Demikian kultum kali ini.
Anak ayam turun sembilan,
Mati tiga tinggal delapan,
Sejak kecil mari membaca Al Quran,
Agar menjadi lentera penunjuk jalan.

Lebih dan kurangnya mohon dimaafkan, yang benar datangnya dari Allah SWT dan yang salah datangnya dari saya sebagai manusia biasa, yang tidak pernah luput dari salah, khilaf dan dosa.

Wassalamu alaikum warohmatullahi wabarokaatuh