Dongeng : Persahabatan Semut dan Perkutut - Habibi Zaidan

Dongeng : Persahabatan Semut dan Perkutut

Dongeng : Persahabatan Semut dan Perkutut

Tekan tombol play ▷ untuk mendengarkan dongeng.


(Audio direkam 4 Mei 2023 di RRI PRO 1 Yogyakarta dalam acara Liburan Sekolah)

Persahabatan Semut dan Perkutut

Pada suatu pagi yang dingin, Joni ingin membuat secangkir teh hangat. Namun dia tidak bisa menemukan gula di dapur. Joni kemudian bertanya pada bapaknya, "Pak, gula dimana ya, kok tidak ada?" 

Bapak menjawab pelan, "Sttttt… gulanya ada di toples yang ada tulisannya garam"

"Lho kok ditulisi garam pak?”

"Biar tidak ketahuan sama semut kalau isinya gula! "

Ternyata gula di rumah Joni sering diambil semut. Biang keroknya adalah semut bernama Gombloh. Si Gombloh badannya gendut karena sering makan yang manis-manis, suka rebahan, namun kurang olahraga.  Tidak bisa lagi menemukan gula di rumah Joni, akhirnya Gombloh pergi merantau ke selatan. Dia mendengar bahwa kantin di SD Mukarta banyak makanan yang enak dan sehat.

Namun untuk sampai kesana, ada rintangan yang harus dilalui. Si Gombloh harus menyeberangi sebuah sungai yang deras. Dengan berhati hati Gombloh menyeberangi sungai itu. Namun apa daya, karena perut keroncongan, si Gombloh terpeleset. Jebyur.

"Tolong…. tolong….!"

Burung perkutut yang sedang santai di atas pohon, mendengar teriakan si Gombloh.  Wussss… dengan sigap ditariknya si semut dan ditaruh di pinggir sungai.

“Alhamdulillah … masih diberi keselamatan. Terimakasih kak!" teriak Gombloh kepada perkutut yang langsung terbang menjauh.

Beberapa hari kemudian, saat semut meneruskan perjalanan, dia melihat Joni membidik sesuatu dengan ketapel. "Astagfirullah… , itu kan perkutut yang kemarin menyelamatkanku!" seru si Gombloh. Dengan bergegas Gombloh berlari dan sekuat tenaga menggigit kaki si Joni.  

“Aduh kakiku! ” jerit si Joni. Lemparan batu ketapelnya jadi meleset.

Setelah keadaan aman, si perkutut menghampiri semut "Terima kasih sobat, engkau telah menyelamatkanku. Ngomong-ngomong kamu mau pergi kemana? "

"Aku ingin pergi ke SD Mukarta, disana banyak makanan enak di kantin. Selain itu tempatnya nyaman untuk belajar." 

"Mari aku antar, kamu bisa naik ke punggungku" perkutut menawarkan bantuan.

Di sepanjang perjalanan mereka saling bercanda.  Semut berkata "Yuk main tebak tebakan, sapi apa yang bikin kenyang? Coba tebak!"

“Apa ya, aku tidak tahu” jawab perkutut

"Sapi yang bikin kenyang adalah sapi-ring nasi padang. Hehehehe"

Perkutut tidak mau kalah.  “Hewan apa yang selalu telat sekolah? Apa hayo? Menyerah?

"Hewan yang selalu telat sekolah adalah… kaki seribu, telat karena harus pakai banyak sepatu. Hihihi."

Samar-samar terdengar suara anak-anak sedang membaca Al Qur'an. Ternyata semut dan perkutut telah sampai di depan SD Mukarta. Gombloh sangat gembira karena sudah sampai di tempat tujuannya. Namun yang membuatnya lebih bahagia adalah memperoleh sahabat baru.

Jadi teman teman, kita harus suka menolong sesama tanpa pamrih.
Dengan saling menolong, hal yang tak mudah, bisa berubah menjadi indah.